June 5, 2008
Banyak orangt menganggap, semakin banyak informasi yang kita berikan, akan jauh lebih baik. Menurut Dr. Rheinald Kasali, banyak pelamar yang sering mencantumkan hal-hal yang tidak perlu dalam CV yang diberikannya. Ini tidak efisien. Selain menghabiskan waktu penyeleksi , hal ini membuat kualifikasi anda yang ingin dicari , justru kurang terlihat. CV harus objektif dan sistematis, tidak melebih-lebihkan, dan tidak mengurangi CV harus dapat menarik impresi pembaca dalam 20-30 detik. Kesan pertama harus mampu membuat gebrakan ( tetapi tidak terlalu mengejutkan)
Yang harus ada dalam CV:
· Data pribadi:nama, usia, jenis kelamin, status
· Riwayat pendidikan. Tulis pendidikan terakhir saja.Tidak perlu dirunut dari TK.Jika anda lulusan S1, tulis pendidikan terakhir anda di universitas saja
· Riwayat pengalaman kerja. Diawali dengan pekerjaan terakhir lalu diikuti dengan pekerjaan-pekerjaan sebelumnya.
· Keahlian. Cantumkan kursus-kursus yang pernah anda ikuti, yang tentu saja relevan dengan pekerjan yang anda lamar
· Kualifikasi (antara lain penghargaan yang pernah anda peroleh)
· Aktifitas ( ekstrakurikuler yang relevan)
· Keanggotaan professional
Yang sebaiknya dihindari dalam CV
· Agama, suku afiliasi, keangotaan parpol dan sejenisnya.Hal ini menghindari perlakuan diskriminatif terhadap anda oleh penyeleksi maupun kesan yang ditimbulkan penyeleksi terhadap anda.
· Hal-hal yang tidak enak dibaca atau ditulis
· Permintaan besarnya gaji(pada beberapa iklan lowongan , kadangkala memang diminta untuk dicantumkan.Jika demikian halnya, cobalah untuk memberi batas-antara sekian sampai sekian- atau disesuaikan dengan kebijakan perusahaan.
sumber: http://cdc.eng.ui.ac.id
CV Anda, Modal Anda
Ditulis dalam Uncategorized | Tag:Tips & Trik Melamar Pekerjaan
Tips Menulis Surat Lamaran
June 5, 2008
Menurut Dr.Rheinald Kasali, kebanyakan dari kita tidak punya dasar pengetahuan dalam menulis surat lamaran dan jadinya malah surat lamaran ‘asal jadi’. Padahal di Amerika, malah ada orang-orang yang pekerjaannya khusus membuat surat lamaran! Kenapa begitu? Soalnya, surat lamaran itu vital. Dari situlah dapat terbaca seberapa besar minat kita terhadap pekerjaan yang kita lamar. Dan seberapa kompeten kualitas diri kita untuk menduduki posisi tersebut. Surat lamaran sebaiknya:
· Impresif. Tidak terlalu menyombongkan diri, dan tidak terlalu merendahkan diri.
· Menarik minat calon atasan. Begitu dibaca, orang langsung tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seperti apakah anda
· Menyebutkan kualifikasi yang diraih
· Mengunakan bahasa yang enak dibaca, ringkas, jelas, dan padat.Hindari pengulangan kalimat tanpa penjelasan, penggunaan kalimat tidak efektif, ejaan yang salah, maupun pengunaan tata bahasa yang buruk.(bila perlu, beli buku yang berisi contoh-contoh surat lamaran)
· Hindari mengunakan bahasa Inggris (jika tidak diminta) apabila anda merasa bahwa kemampuan bahasa Inggris anda kurang baik.Daripada ketahuan salahnya, lebih baik gunakan bahasa Indonesia saja.
· Cantumkan tujuan dan alasan anda melamar
· Jangan sampai surat lamaran anda memberikan kesan kotor, seadanya. gunakan kertas yang bagus, bersih dan rapi, tidak usut, tebal, tidak mudah robek. Hindari tipp-ex. Tinta juga jangan terlalu tipis supaya mudah dibaca.
· Menggunakan komputer. Memang ada beberapa perusahan yang meminta agar surat lamaran ditulis dengan tangan. Tetapi jika tidak diminta, lebih baik jika anda mengunakan komputer. Gunakan pula printer inkjet atau laser (jangan pulamemakai printer dot matrix). Dengan demikian anda tidak terlihat buta teknologi.
sumber: http://cdc.eng.ui.ac.id
Lowongan Kerja Tips
Ditulis dalam Uncategorized
Tips & Trik Melamar Pekerjaan
Mengapa Sampai Sekarang Belum Dapat Kerja Juga ?
June 5, 2008
Sebenarnya mungkin kualifikasi anda termasuk ke dalam salah seorang yang sedang dicari-cari. Tetapi kenapa sampai sekarang anda belum juga dapat pangilan? Atau bisa jadi anda sudah berulang kali dapat panggilan wawancara namun selalu berujung dengan ditolak. Jika demikian halnya, bisa jadi perlu ada yang anda evaluasi. Mungkin CV anda kurang praktis dan tidak representatif. Atau barangkali sikap dan kata-kata anda selama wawancara meninggalkan kesan yang kurang baik.
Kesalahpahaman atau kekurangan informasi antar-pelamar maupun tempat kerja yang membutuhkan, seringkali terjadi. Oleh karenanya, kedua belah pihak jadi terus-terusan mencari, tanpa menyadari, sebenarnya, yang dicari sudah ada di depan mata. Hal semacam ini sebenarnya bisa dihindari. Memang banyak hal-hal yang seringkali menjadi syarat tak tertulis yang perlu anda ketahui sebelum melangkah ke dunia kerja.Caranya untuk tahu adalah dengan banyak bertanya. Bekali diri anda dengan berbagai pengetahuan , sebelum anda terjun ke dunia professional . Tanya pada mereka yang sudah lebih dulu bekerja, perbanyak membaca supaya tidak ketinggalan informasi, dan yang penting, jangan bosan menimbun ilmu dan info terbaru. Sekarang ini teknologi sudah semakin maju. Komunikasi tidak lagi terhambat oleh ruang dan waktu. Bekerja tidak lagi harus ke kantor, tapi bisa dilakukan di rumah dengan media internet sebagai penghubung.
Sebab itulah, dengan berubahnya waktu, gaya dan kebutuhan juga berubah.Kini yang banyak dicari justru orang-orang yang bisa berkembang dan dinamis. Yang bisa mengikuti arus gerak dan perputaran dunia profesi , penuh inisiatif, smart, tidak mudah stress, dan tetap bisa having fun. Punya mobilitas tinggi, tidak gagap teknologi, dan dapat dipercaya. Bagaimana, apakah anda termasuk salah satunya?
sumber: http://cdc.eng.ui.ac.id
Lowongan Kerja Tips
Ditulis dalam Uncategorized | Tag:design, Ilmu komputer, Komunitas
Teknik Membongkar Pertahanan Virus Lokal Menggunakan Visual Basic Script dan Text Editor Untuk Pencegahan
Abstraksi
Pesatnya perkembangan virus lokal belakangan ini yang terkadang menginfeksi komputer, menuntut harus mulai berfikir mengambil bagian tentang bagaimana cara pembuatan pencegahnya. Hal ini diperlukan, karena virus lokal terkadang sulit dideteksi oleh beberapa antivirus terkemuka, kecuali oleh beberapa antivirus buatan lokal yang kemudian dipublikasikan sebagai antivirus yang mampu menangani satu atau beberapa jenis virus lokal. Hal ini bisa terjadi mungkin saja disebabkan karena virus lokal bekerja tidak sebagaimana virus non lokal pada umumnya, sehingga keluar dari standar pencarian virus, contohnya saja jarang sekali virus lokal yang menginfeksi file exe atau file com atau yang lainnya, sehingga sangat sulit dideteksi sebagai virus atau bukan, kecuali ketika virus tersebut telah dilaporkan dan terdeteksi oleh pembuat antivirus, baru virus tersebut dapat diatasi, lagi-lagi tercipta asumsi bahwa virus selangkah lebih maju dari antivirus. Salah satu penyebab dari sulitnya mendeteksi virus lokal ini, karena hampir tidak ada bedanya dengan file biasa, apalagi virus ini juga menggunakan bahasa lokal. Satu sisi mungkin bisa berbangga, karena beberapa nama virus lokal merupakan bahasa Indonesia, dan telah menjadi nama yang berada di database daftar virus internasional. Kini saatnya mencoba membongkar pertahanan virus lokal secara manual, yang mungkin suatu saat teknik ini akan mampu menciptakan antivirus secara sederhana. Teknik membongkar pertahanan virus lokal menggunakan bahsa visual basic script dan teks edior mengacu pada target pengamanan beberapa bagian vital yang diinfeksi oleh virus, seperti registry, msconfig, sysedit, cmd, folder windows, system32 dan masih banyak lagi. Hal ini dimaksudkan bahwa dengan memahami teknik membongkar pertahahanan virus tentunya diharapkan mampu mencegah virus menginfeksi komputer lebih dini, hal ini sejalan dengan asumsi bahwa mencegah lebih baik dari mengobati. Kata Kunci : Virus, Registry, Infeksi, Perlindungan, Pencegahan.
Ditulis dalam Article
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Ditulis dalam Uncategorized



Komentar Terakhir